Laboratorium Akuntansi
Universitas Muhammadiyah Malang

Kamis (19/10) Laboratorium Akuntansi kembali mengadakan salah satu program SADAP yakni Short Course Ekspor – Imporyang diikuti oleh 95 mahasiswa prodi akuntansi angkatan 2012. Acara pembukaan Short Course Ekspor – Impor yang diselenggarakan di Aula BAU UMM tersebut dihadiri oleh Ketua Jurusan Akuntansi Ibu Siti Zubaidah, Kepala Laboratorium Akuntansi Ibu Sri Wahjuni Latifah, dan Dosen - dosen Program Studi Akuntansi. Short Course Ekspor – Impor yang ke – 4 kali ini dibuka oleh Ketua Jurusan Akuntansi Ibu Siti Zubaidah, dalam sambutannya beliau berpesan bahwa Short Course Ekspor – Impor sangatlah penting di era globalisasi karena perusahaan yang bergerak dibidang ekspor dan impor semakin berkembang. Diharapkan dengan adanya Short Course Ekspor – Impor peserta dapat memperoleh ilmu mengenai ekspor impor sehingga dapat menjadi bekal bagi peserta jika ingin bekerja atau membangun usaha dibidang ekspor dan impor. Selain itu, dengan adanya pelatihan Short Course Ekspor – Impor diharapkan mampu memberikan add value bagi mahasiswa jurusan akuntansi.

            Setelah acara pembukaan oleh Ketua Jurusan Akuntansi Ibu Siti Zubaidah, pada hari pertama materi yang pertama diberikan oleh Bapak Eko dan Bapak Arief Setyawan dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Cukai Malang (KPPBC TMC Malang). Materi yang disampaikan kepada peserta adalah perdagangan internasional, pengantar kepabeanan, kewajiban pabean, daerah pabean, fungsi customs, tata laksana ekspor, pemberitahuan pabean, pemberitahuan RKSP, pemberitahuan manifes, pemberitahuan ekspor, fasilitas fiskal, dsb. Sebelum menyampaikan materi, pemateri dari KPPBC TMC Malang memutarkan tayangan mengenai Pekerjaan Bea Cukai di Indonesia, sehingga peserta antusias dan tertarik untuk menyimak materi-materi yang disampaikan dari KPPBC TMC Malang.

            Selanjutnya, materi Short Course Ekspor – Impor diisi oleh Ibu Ririn dari Bank BCA Cabang Malang. Materi yang disampaikan beliau adalah mengenai jenis – jenis pembayaran dalam ekspor – impor, letter of credit, advance payment, open account, consignment, documentary collection, aturan – aturan yang digunakan, dan sample of letter of credit.Saat menyampaikan materi tentang letter of credit(LC), pemateri menyampaikan bahwa saat ini sumber daya manusia yang paham dalam transaksi LC tidaklah banyak, oleh karena itu, beliau sangat terkesan dengan pelatihan Short Course Ekspor – Impor yang diadakan oleh Laboratorium Akuntansi, karena Universitas yang mengadakan pelatihan semacam ini masih relatif jarang. Setelah menyimak materi yang disampaikan Ibu Ririn dari Bank BCA Cabang Malang yang sangat interaktif, materi terakhir di hari pertama Short Course Ekspor – Impor disampaikan oleh Bapak Ahmad Idris selaku pengusaha Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL). Materi yang disampaikan beliau adalah perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam ekspor dan impor, tugas EMKL, dokumen yang biasanya ditangani oleh EMKL, stevedoring company, multimodal, dan Bill of Loading. Selain itu, peserta juga diajak untuk mengisi Bill of Loading berdasarkan Shipping Instruction.

            Hari kedua Short Course Ekspor – Impor materi pertama diisi oleh Ibu Riska Harventy dari PT. Trimega Baterindo Sidoarjo yang juga merupakan alumni mahasiswi jurusan akuntansi FEB UMM dan kini menjabat sebagai export supervisior pada PT. Trimega Baterindo Sidoarjo. Materi yang disampikan oleh pemateri meliputi perdagangan internasional, prosedur ekspor, proses kegiatan impor, cara pembayaran internasional, dan dokumen-dokumen yang digunakan dalam ekspor dan impor. Selanjutnya, pemateri terakhir pada pelatihan ruang hari kedua adalah dari Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Malang. Materi yang disampaikan adalah dimensi perpajakan atas kegiatan ekspor dan impor.

            Hari ketiga yakni tanggal 23 November 2015, kegiatan Short Course Ekspor – Impor dilanjutkan dengan kunjungan lapang ke PT Terminal Petikemas Surabaya yang merupakan anak perusahaan dari PT Pelindo III Surabaya. Setibanya di PT TPS, peserta disambut ramah oleh staff humas PT TPS dan dipersilahkan memasuki ruang pertemuan. Acara dibuka oleh Bapak Edi Priyanto selaku Kepala Humas PT TPS. Dalam pertemuan kali ini, Humas PT TPS menyampaikan beberapa hal yang perlu diketahui oleh peserta yakni profil PT TPS dan PT Pelindo, kegiatan bongkar muat, peranan pelabuhan,  serta administrasi dan proses bongkar muat di Terminal Peti Kemas Surabaya. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan kunjungan ke lokasi Terminal Peti Kemas (TPS) yang berada di Teluk Lamong. Dengan dipandu oleh staff humas dan pihak keamanan PT TPS peserta berkeliling di area Teminal Peti Kemas serta melihat proses pengambilan kontainer dari depo kontainer yang telah menggunakan teknologi tanpa operator manual. Kesempatan ini merupakan hal langka bagi peserta, karena area tersebut merupakan area steril dengan keamanan yang cukup ketat, dimana tidak sembarang orang dapat diizinkan memasuki area. (yti)