Persepsi Mahasiswa PPAk di Malang Tentang Gelar Chartered Accountant (CA)

Selasa, 02 Desember 2014 10:19 WIB  

Tim majalah ekuitas menyebarkan kuisioner ke tiga Universitas di Kota Malang yang mempunyai program profesi akuntansi yaitu Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Brawijaya (UB), dan Universitas Malang Kucecwara. Responden kuisioner ini adalah mahasiswa yang sedang menempuh kuliah profesi akuntansi di tiga Universitas tersebut. Responden diberikan pertanyaan terkait persepsi dan pendapat mereka tentang gelar Chartered Accountant (CA) yang baru dikeluarkan di Indonesia.

Universitas

Umur 23 ke bawah

Umur 24 ke atas

Jumlah

UMM

5

3

8

UB

6

1

7

Kucecwara

3

4

7

 

Sarjana akuntansi yang mengambil program profesi akuntansi (PPAk) bertujuan untuk memperdalam keahlian di bidang akuntansi sebagai langkah untuk meningkatkan jenjang karir. Beberapa dari mahasiswa PPAk juga menyiapkan diri untuk ujian CA (Chartered Accountant). Kebanyakan dari mahasiswa tersebut memahami CA sebagai gelar yang diberikan kepada akuntan professional yang memenuhi seluruh kriteria sebagai anggota IAI dan merupakan sertifikasi yang selaras dengan panduan dari asosiasi akuntan dunia (IFAC). Beberapa responden masih memahami CA sebagai gelar yang diperoleh karena pegalaman bekerja pada suatu instansi yang sudah diakui profesionalitasnya,

Menurut mereka, IAI mengeluarkan gelar CA di Indonesia untuk menyelaraskan akuntan Indonesia dengan akuntan asing, karena akuntan yang memiliki gelar CA dapat diakui secara Internasional. Selain itu dapat memberikan nilai tambah dan memperoleh pengakuan untuk mengambil keputusan yang signifikan dalam pelaporan keuangan. Indonesia lewat IAI mempersiapkan para akuntannya agar dapat bersaing dengan para akuntan dari Negara lain. Dengan gelar CA, akuntan dapat membuka Kantor Jasa Akuntan (KJA) yang berbeda dengan Kantor Akuntan Publik (KAP).

Bagi lulusan S1 akuntansi, gelar CA ini sangat penting melihat perkembangan global yang ada saat ini. Kemudian dengan banyaknya sertifikasi yang harus dimiliki oleh seorang akuntan akan memperdalam ilmu yang dimiliki oleh akuntan tersebut dan menambah kemampuannya di konsentrasi bidang tertentu. Namun hal tersebut sedikit memberatkan karena banyaknya ujian dan biaya yang harus dilalui dan dipertimbangkan.

Salah satu syarat peserta ujian CA adalah paling rendah lulusan DIV/S1 akuntansi atau setara. Hal tersebut mengindikasikan bahwa untuk mendapat gelar CA peserta tidak diwajibkan untuk memiliki gelar Ak terlebih dahulu. Kemudian berpengaruh terhadap ketertarikan seseorang untuk mengikuti PPAk. Mahasiswa PPAk yang menyatakan ketertarikan terhadap PPAk akan menurun memberikan alasan gelar CA lebih diakui karena diaki secara Internasional sehingga lebih mudah untuk bersaing di era Asean Economic Community (AEC) 2015. Namun mahasiswa yang menyatakan ketertarikan terhadap PPAk tidak akan menurun memberikan alasan bahwa untuk menempuh ujian CA diperlukan pendalaman materi mealui keikutsertaan dalam PPAk.

Menurut para responden juga IAI mengharapkan suatu kualitas dari para akuntan yang bergelar CA yaitu memiliki kualitas pemahaman, dasar yang kuat, jam terbang, dan kemampuan melakukan pengembangan akuntansi di Indonesia, serta yang terpenting mempu berkompetisi di dunia Internasional.

Para akuntan yang kemudian memiliki gelar CA diharapkan lebih professional dalam bidang akuntansi dengan mentaati dan melaksanakan standar profesi. Kemudian kepada mahasiswa akuntansi yang saat ini masih berada di bangku kuliah diharapkan belajar dengan sungguh-sungguh untuk kemudian melanjutkan pendidikan ke jenjang PPAk dan memperoleh gelar CA sehingga dapat menjadi akuntan yang professional, sejajar dengan akuntan Internasional, serta mampu berkompetisi dengan akuntan Internasional untuk menjadikan Indonesia yang lebih baik. (han)

Shared: