Operasional Lab. Akuntansi Kemas Kegiatan Evaluasi dan Pengembangan Staff Dalam Out-Bond

Rabu, 15 Januari 2014 14:04 WIB  

Berita UMM

 

Kaliandra, 07-08/12/13. Dalam rangka evaluasi dan pengembangan staff Lab. Akuntansi, divisi operasional Lab. Akuntansi Lutfirrahman A.M., SE. mengemas kegiatan tersebut dalam serangakaian out-bond yang diselenggarakan di yayasan kaliandra, prigen, pasuruan, jawa timur. Out-bond yang diselenggarakan selama 2 hari ini diikuti oleh 27 asisten Lab. Akuntansi angkatan 2010 dan 2011 didampingi Dosen Akuntansi Adi Prasetyo, Drs., Lutfirrahman A.M., SE., dan Lintang Purnamasari, SE.

Tepat setelah pembukaan, peserta mendapat game-game ringan sebagai pemanasan. Game pertama adalah “memahami kata”, “pelajaran dari game ini adalah manusia memiliki sifat dasar yang mementingkan diri sendiri dan enggan berbagi dengan sesamanya, tapi pada kenyataannya manusia adalah makhluk social yang membutuhkan bantuan sesamanya, dengan begitu patut kita sadari sebagai manusia bahwa sebagian dari apa yang kita miliki adalah sebagian yang harus kita bagi dengan orang lain. jangan jadi manusia yang rakus, tapi jadilah manusia yang senang berbagi, jelas Budi yang menjadi instruktur game tersebut. Setelah berdiskusi selama beberapa menit dengan instruktur peserta diberi waktu istirahat sampai setelah sholat isya.

Acara dilanjutkan dengan game berikutnya yakni mengangkat pipa kecil dengan 2 jari telunjuk. Dalam game ini peserta dibagi menjadi 2 kelompok, kemudian seluruh anggota di setiap kelompok diminta bersama-sama mengangkat pipa kecil tersebut menggunakan 2 jari telunjuk masing-masing anggota. Sembari menikmati jagung bakar dan wedang ronde peserta diceritakan filosofis alat musik jawa “gamelan” dan diajarkan cara memainkannya.

Setelah puas bermain game, peserta segera berkumpul di pendopo untuk membahas evaluasi kinerja selama 1 tahun yang lalu dan merekomendasikan program baru atau perbaikan system dan jasa untuk tahun depan. Evaluasi kinerja ini dilakukan per-divisi yang dipimpin oleh koordinator masing-masing divisi, kemudian hasil evaluasi dan rekomendasi dikumpulkan kepada Korum selaku coordinator, selanjutnya peserta dipersilahkan beristirahat di penginapan yang telah disediakan.

Keesokan hari peserta melaksanakan sholat shubuh berjamaah dilanjutkan dengan membaca alqur’an dan tadabbur ayat yang dipandu oleh Adi Prasetyo selaku dosen pendamping out-bond ini. Setelah itu peserta diajak menikmati minuman khas jawa “kunyit asam” yang merupakan fasilitas dari yayasan. Kemudian dilanjutkan dengan senam pagi yang dipimpin oleh instruktur dari yayasan. Lalu peserta diajak tracking berkeliling wilayah yayasan, yang secara tidak langsung melihat pemandangan gunung arjuna.

 

Tak cukup sampai disitu setelah tracking peserta diberikan game lanjutan sampai pada permainan uji adrenalin “Roop Course”. Dalam permainan ini peserta diminta untuk memakai alat pengaman yang telah disediakan yayasan kemudian diberikan instruksi-instruksi. Instruksi pertama peserta harus memanjat tebing “buatan” kemudian melewati jalan bertali menggunakan alat pengaman yang sudah dipakai peserta. Jalan bertali yang dibuat kurang lebih memiliki tinggi 3 m dari permukaan tanah membuat peserta sedikit grogi untuk melanjutkan perjalanan, tapi dengan keberanian dan tekad peserta berhasil melewati rintangan-rintangan selama perjalanan. “tinggi banget, aku deg-degan pas udah jalan di tali, sama pas harus jadi tarzan agar tidak jatuh ke kolam. Pas itu rasanya kaya mau terbang dan jadi tarzan beneran”. Papar Millah setelah melewati Roop Course. Setelah bermain menguji adrenalin peserta dipersilahkan menikmati hidangan makan siang dan berkemas untuk persiapan kembali ke Malang. (Mau/Han)

Shared: