Laboratorium Akuntansi
Universitas Muhammadiyah Malang
Laboratorium Akuntansi
Universitas Muhammadiyah Malang

Finally, Brevet A,B,(C) Tahun 2016 di Mulai!!

Author : Administrator | Senin, 04 April 2016 12:12 WIB

 

 
   
 
   

Tepat pada hari senin (14/03/2016), Brevet A,B,(C) yang di adakan oleh laboratorium Akuntansi UMM di mulai, Antusiasme peserta brevet sangat tinggi mulai dari proses pendaftaran sampai dengan di laksanakanya acara tersebut, meskipun ada ditengah-tengah kesibukan kuliah mereka sangat menikmati acara brevet ini, brevet  ini merupakan bagian dari program SADAP(Student Added Value Program) bekerja sama dengan IKPI (Ikatan Konsultan Pajak Indonesia).

Selama 2 bulan, yaitu mulai tanggal 14 Maret 2016 sampai dengan 27 Mei 2016 peserta akan dijajakan dengan materi seputar undang-undang perpajakan sampai dengan Implementasinya , program brevet tahun ini di ikuti oleh 72 mahasiswa semester VI yang sedang padat-padatnya mengikuti mata kuliah regular di kelas. Materi-materi yang diberikan dalam program ini langsung diisi oleh pemateri-pemateri dari IKPI yaitu Mardiyanto, Soewito, Gede, Tjarmadi, Arsanto, Supriyatmi, Sugiharto, Budi, Wendi, Agus, Usdiarko, Otto, Ali Irfan, Suhartini, dan Rosyid. Pemateri-pemateri tersebut adalah para ahli di bidang perpajakan sehingga materi yang disampaikan sangat sesuai dengan keadaan di lapangan seperti pengantar hukum pajak, KUP/PPSP/PP,PPH Orang Pribadi, PPH Badan, PBB BM, BPHTB, Akuntansi Pajak (Tax Planning), Pot/Put (Pph tahun berjalan) PPN dan PPnBM, Pajak Internasional Pemeriksaan dan Kode Etik.

“Brevet ini sangat bermanfaat bagi saya dan teman teman saya, selain dapat ilmu saya juga mendapatkan pengetahuan yang lebih luas terkait dengan perpajakan,  dan ini merupakan pengalaman untuk di implementasikan di masa depan pada waktu menjadi wajib pajak,” pesan Afif, salah satu peserta brevet.  Mahasiswa perwakilan dari kelas VI-G ini menambahkan pesan “ selama saya mengikuti  brevet ini stamina dan daya tahan tubuh semakin berkurang , di tambah dengan bayangan mengantuk pada saat di kelas, akan tetapi itu semua terasa hilang terbayarkan dengan suasanan kelas yang asik dan berkesan oleh teman teman dan instruktur, mereka semua asik, saya tidak rugi mengikuti brevet ini ”.

Setelah menjalani beberapa rangkaian pelatihan, peserta wajib mengikuti Ujian akhir untuk memperoleh sertifikat brevet pajak. Sertifikat ini penting bagi mahasiswa, dan tidak bisa di dapatkan begitu saja tanpa belajar dengan tekun dan keras, sertifikat ini bagaikan output yang berharga yang didapat selain ilmu. Hal ini membuat peserta rela untuk lembur belajar sampai malam di kampus demi mendapatkan output yang sesuai dengan keinginan peserta masing masing di tambah dengan bayangan tugas kuliah yang di berikan oleh dosen-dosen.

Sertifikat  Brevet ini di bagi menjadi beberapa kriteria penilaian yaitu sangat memuaskan, cukup memuaskan dan kurang memuaskan. Kriteria itu akan di tentukan oleh kapasitas peserta dalam brevet pajak, baik dari kriteria pemahaman pengetahuan maupun skill dalam perpajakan. “ program ini menjadi peluang bagi saya dan peserta lainya untuk lebih mengasah kempampuan perpajakanya lewat IKPI, selain yang didapat di mata perkuliahan. IKPI memberikan contoh real kasus-kasus perpajakan yang ada sehingga peserta merasakan bagaimana dia menangani kasus yang terjadi, bukan hanya sekedar illustrasi ” papar Budi, salah satu peserta brevet dari angkatan 2013.

Output yang di harapkan dari pelatihan brevet ini ialah demi menunjang mahasiswa akuntansi UMM dalam menjalankan program SADAP yang diselenggarakan oleh Laboratorium akuntansi UMM dan sebagai tambahan skill dari mahasiswa akuntansi UMM dalam hal perpajakan. Pelatihan brevet ini di selenggarakan setiap tahunya oleh laboratorium akuntansi, jadi untuk setiap angkatan jangan melewatkan program ini, let join us!!! (fhm)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image