Dekan FEB UMM terpilih sebagai Ketua Forum Dekan FE PTM

Sabtu, 12 November 2011 10:33 WIB

Dekan FEB, Kepala Lab. Akuntansi, dan PD III di balkon LPMP Jateng, lokasi pertemuan forum dekan FE PTM.

Pertemuan rutin Forum Dekan (Fordek) Fakultas Ekonomi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (FE PTM) tahun ini digelar di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) pada tanggal 10-11 November 2011. Acara yang bertempat di LPMP Jawa Tengah ini dihadiri oleh para dekan, kajur, dan dosen dari FE PTM se Indonesia.

Dari UMM, utusan dipimpin langsung oleh Dekan FEB, Dr. Nazaruddin Malik, M.Si. Selain dekan, ikut serta dalam pertemuan adalah Pembantu Dekan III, Drs. Warsono, MM. dan Kepala Lab. Akuntansi, Ihyaul Ulum, SE., M.Si. “pak Warsono nanti mewakili jurusan manajemen, dan mas Ulum mewakili jurusan akuntansi”, kata Nazaruddin.

Memang, selain pertemuan para dekan FE PTM, acara yang dimulai dengan seminar nasional dan presentasi call for paper ini juga bersamaan dengan pertemuan tahunan asosiasi program studi akuntansi (APSA) dan asosiasi program studi manajemen PTM se Indonesia. Pertemuan para dekan dan pengelola program studi tersebut diadakan pada Kamis malam hingga puluk 11.00 WIB.

Dalam pertemuan tersebut, Dekan FEB UMM terpilih sebagai Ketua Forum Dekan yang baru untuk masa bakti 2011-2014. Sementara pemilihan ketua APSA masih satu tahun lagi. Pemilihan ketua Fordek dilakukan secara aklamasi, diawali dengan ‘pidato’ ketua Fordek lama, Roslan Zaris (mantan Dekan FE UMJ), yang mengusulkan nama Nazaruddin sebagai calon dan langsung diamini seluruh dekan FE yang hadir.

“Sebenarnya pas makan siang tadi kita sudah biacarakan dengan teman-teman untuk mendorong dan memilih pak Nazar sebagai ketua Fordek yang baru. Jadi tadi saat pemilihan, tinggal diamini aja usulan pak Roslan”, kata Mukhaer Pakkana, Ketua STIE Ahmad Dahlan Jakarta usai pemilihan.

“Padahal saya sudah berusaha untuk menghindar tadi. Kan saya tinggal satu tahun lagi menjabat dekan. Mestinya yang masih baru-baru ini yang jadi ketua”, ujar Nazaruddin sambil menunjuk ke arah Mukhaer Pakkana yang memang adalah Ketua STIE AD yang baru saja dilantik.

Dalam pertemuan APSA yang dipimpin oleh Ketua APSA, Ahim Abdurrahim, M.Si. Ak, SAS (Kajur Akuntansi UMY), dibahas beberapa hal terkait kerjasama antar prodi akuntansi PTM. Dari identifikasi usulan, diketahui bahwa sebagian besar persoalan yang akan dikerjasamakan adalah terkait persiapan akreditasi prodi, persiapan dan upgrading SDM, pengelolaan jurnal, dan penataan kurikulum.

Selain itu, pada pertemuan tersebut juga telah berhasil disepakati draft AD-ART menjadi AD-ART APSA dan resmi mulai berlaku per 11 November 2011. “dengan demikian, maka untuk selanjutnya, jalannya asosiasi ini harus disesuaikan dengan AD-ART ini”, kata Ahim di akhir sesi pembahasan draft AD-ART.

Kepala Lab. Akuntansi yang hadir dalam pertemuan tersebut berhasil mengusulkan perpanjangan masa jabatan ketua APSA yang semula dibuat 3 tahun menjadi 4 tahun. “biar pas dengan masa jabatan kajur”, kilahnya di sesi pembahasan AD-ART. Selain soal masa jabatan, usulan dari UMM lainnya yang diterima adalah tentang keanggotaan APSA. Awalnya, keanggotaan APSA dibuat perorangan. Bahkan ada anggota biasa, anggota luar biasa, dan anggota kehormatan.

 

“Asosiasi ini dibentuk sebagai media kerjasama antar program studi kan?!, jadi ya anggotanya otomatis Kajur dan Sekjur ex officio”, usul Ulum. “Kalo per dosen, kan mereka tidak punya kewenangan untuk membangun kerjasama secara institusi. Jadi ya sebaiknya anggotanya adalah program studi sebagai institusi, bukan orang. Nah, program studi tersebut diwakili oleh Kaprodi dan Sekprodi secara ex officio”, lanjutnya berargumentasi.

Usulan tersebut akhirnya diterima oleh forum, sehingga keanggotaan APSA adalah program studi sebagai institusi yang diwakili Kaprodi dan Sekprodi. “saya usul Kepala Lab. Akuntansi juga menjadi wakil dari prodi dalam keanggotaan di APSA”, kata Ahim yang kemudian juga disepakati oleh forum. (kyl)

Shared: