Asisten Laboratorium Akuntansi menjalani Pembekalan Dasar Mengajar, " Asisten akan siap bekerja keras dan bekerja cerdas"

Jum'at, 06 Januari 2017 21:56 WIB

Jumat (6/1/2017) diadakan pembekalan dasar mengajar bagi Asiten Laboratorium Akuntansi. Pembekalan dasar mengajar ini diadakan sebagai penutup rangkaian rekruitmen asisten laboratorium. Dalam acara pembekalan yang didalamnya dihadirkan seorang pemateri yang bertugas menyampaikan ilmu tentang dasar – dasar mengajar yang baik dan benar tersebut dihadiri oleh Asisten angkatan 2013 dan 2014 yang berjumlah total 30 asisten.

Pemateri yang selalu didatangkan oleh Lab Akuntansi adalah seseorang yang sangat kompeten dan ahli dalam bidangnya. Kali ini pemateri yang mengisi adalah bapak Wahyudi dimana beliau adalah dekan dari Fakultas Psikologi UMM. Pak Wahyudi yang kerap dipanggil pak yudi berkesempatan menyampaikan materi yang berkaitan dengan Teknik dasar mengajar dan ilmu public speaking baik bagi ke 30 asisten laboratorium akuntansi.

Dalam menyampaikan materinya Pak Yudi menjelaskan bahwasanya mengajar adalah suatu seni untuk mengolah ilmu berdasarkan kata – kata sebagai proses interaksi yang baik. Beliau menekankan kepada para asisten tentang pentingnya membangun interaksi dan komunikasi yang baik dalam mengajar.  Proses interaksi dan komunikasi yang baik anatara asisten dan praktikan akan mempermudah proses mengajar dan menjadikan tujuan mengajar yakni untuk mentransfer pengetahuan akan tercapai dengan baik. Penjelasan mengenai pentingnya menjaga penampilan dan bagaimana para pengajar bersikap juga dijelaskan pak yudi kepada para asisten. Pasalnya penampilan yang rapi dan professional dari para pengajar juga menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan, penampilan seorang pengajar akan diperhatikan oleh para siswanya, sehingga penting bagi para asisten yang disini berperan sebagai pengajar untuk selalu menjaga performa dan penampilan fisiknya agar terjaga dan selalu tampak professional.

“Seorang asisten juga harus mampu menggunakan bahasa dan mempunyai cara penyampaian yang baik” Ujar pak yudi saat menyampaikan materi. Dengan cara penyampaian yang baik, komunikasi antara asisten dan praktikan juga akan berjalan baik, materi yang disampaikan asisten juga akan bisa diterima dan dipahami praktikan dengan baik. Selain menyampaikan materi secara teori kepada para asisten, pak yudi juga mengajak para asisten untuk bermain dalam sebuah game kecil. Para asisten diberikan satu lembar kecil kertas dimana kemudian mereka diberi waktu untuk menuliskan bagaimana pengalaman menjadi pengajar dan pengalaman menjadi praktikan. Para asisten baru yang hari itu dilantik menuliskan pengalaman mereka selama menjadi praktikan yang diajar oleh para asisten yang menjadi seniornya. Sedangkan para asisten senior angakatan 2013 menuliskan pengalaman mereka selama mengajar dan menghadapi praktikan.

Dalam game kecil tersebut, berbagai pengalaman dituliskan oleh para asisten, baik pengalaman menyenangkan dan berbagai pengalaman yang “menjengkelkan”. Kertas yang telas bertuliskan semua pengalaman tersebut kemudian dikumpulkan dan diambil secara random untuk kemudian dibacakan secara anonymous. Harapanya adalah ketika para asisten baru dapat menuliskan pengalaman tidak mengenakannya selama menjadi praktikan, mereka dapat mengambil pelajaran agar tidak menjadi sosok yang tidak diinginkan tersebut ketika mereka menjadi pengajar (asisten) dan begitu pula dengan para asisten senior mereka juga bisa mengambil pelajaran tentang bagaimana para praktikan memandang dan cara mereka menyampaikan selama ini.

Hal lain yang juga disampaikan pak yudi dalam pembekalan mengajar tersebut adalah tentang kompetensi – kompetensi dasar yang harus dikuasai oleh seorang pengajar, khususnya kompetensi tentang materi yang akan disampaikan. Menguasai materi adalah hal yang sangat penting untuk dikuasai oleh seorang pengajar. Akan menjadi mustahil bagi seorang pengajar yang akan mentransfer pengetahuan, namun tidak menguasai materi yang akan diberikannya tersebut. Selain itu kompetensi dasar lain yang harus dikuasai oleh pengajar adalah kompetensi social yang berkaitan dengan bagaimana kita memahami dan menghargai orang lain serta mengenali siapa murid kita.

Para asisten mengkuti rangkaian acara pembekalan dasar mengajar ini dengan sangat antusias, hingga acara selesai semua asisten mendapatkan banyak pengetahuan yang sangat penting karena terkait tugas mereka yang harus mengajar dan menyampaikan materi dalam praktikum. Acara  pembekalan keterampilan seperti ini akan terus rutin diadakan oleh laboratorium akuntansi guna memberikan pengetahuan dan mengasah ketrampilan para asisten dalam membawakan performa mereka dihadapan praktikan, dan pada akhirnya Asisten akan siap bekerja keras dan bekerja cerdas. (thl)

 

Shared: